2016/06/05

image
image

Indahnya Kekuasaan Allah

Jika ada yang mengatakan bahwa dunia itu lucu, maka aku akan menguatkannya. Memang pada kenyataannya dunia itu lucu. Banyak kejadian-kejadian unik yang dan tak bisa dinalar dengan pikiran kita. 

Pernahkan kamu nonton sinetron? Pernahkah kamu nonton film?
Pernahkan? 

Banyak hal-hal unik dan sering juga peran-peran yang dilakukan oleh aktor sinetron kalau dinalar seakan-akan tidak mungkin terjadi dalam kehidupan nyata. Tapi ternyata kadang kita menemui kejadian realnya dikehidupan nyata. Hehe kejadian ini sering saya temui dalam pengalaman hidupku. 

Kalo dipikir-pikir kadang tidak masuk akal tapi nyatanya memang kejadian. Mau gimana lagi. Kadang hal semacam ini membuat aku tertawa dalam hati dan mengatakan bahwa dunia itu lucu. Gelitikan-gelitikan dari fenomena kahidupan kadang membuatku berfikir bahwa memang tidak sesuatu yang tidak mungkin dalam hidup ini, jika Allah berkehendak, maka semuanya tidak akan mustahil untuk terjadi.

Teringat cerita tentang seorang pemuda muslim di jepang yang di suruh atasannya non muslim untuk memarkirkan mobil (Rencana ini sudah dibuat oleh atasan untuk mempermalukan pemuda tersebut).

Pemuda itu mengatakan bahwa dia tidak bisa menyetir mobil. Dan atasannya mengatakan, kamu kan punya Allah, mintalah pada Allahmu agar kamu bisa memarkirkan mobil ini. Kemudian pemuda itu menuruti perkataan atasannya. 

Berdoa dan naik ke mobil apa yang terjadi pemuda itu memarkirkannya dengan tepat sesuai intruksi yang diberikan oleh atasannya (Kejadian ini disaksikan oleh banyak orang termasuk rekan-rekannya). 

Saat itu juga atasannya masuk islam bersama rekan-rekan pemuda itu yang ikut menyaksikannya. Dan tahukah kamu, ternyata atasan itu membukakan jok mesin dan mengatakan bahwa sesungguhnya dia telah mengambil mesin mobil itu sebelum menyuruh pemuda itu untuk memarkirkannya.

Sungguh kuasa Allah tiada satupun yang menandingi-Nya. Hal itu menandakan keagungan Sang Pencipta Yang Maha Kuasa. Kuasa Agungnya mampu membuat insan lupa menjadi ingat. Insan yang iman menjadi tergelitik hatinya untuk semakin percaya atas Kuasa-Nya. 

Aku termenung menyaksikan fenomena-fenomena seperti ini. Sesekali aku tertawa dalam hati, seraya berdoa Ya Allah, tetapkanlah hati ini pada jalanMu sehingga aku bisa membahagiakan kedua orang tuaku. Robbana aatinaa fiddun-yaa hasanah, wa fil aakhiroti hasanah, wa qinaa 'adzaabannaar.. Aamiin.. yaa Robbal 'Aalamiin..

By : Much. Nasih Amin

No comments:

Post a Comment

Sempatkan sedikit waktu untuk berkomentar